Menjawab Kegelisahan Nasabah, AGPAII Bogor Bertemu Langsung dengan Pimpinan BJB Syariah Cibinong
Cibinong, 23 Juni 2026 – Dalam rangka memperoleh informasi yang akurat terkait kondisi layanan perbankan yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perhatian banyak nasabah, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Bogor melakukan kunjungan silaturahmi dan tabayun ke BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cibinong pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Ketua DPD AGPAII Kabupaten Bogor bersama Sekretaris DPD AGPAII Kabupaten Bogor. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kepala KCP BJB Syariah Cibinong, Bapak Fiki, didampingi oleh bagian Marketing, Ibu Anitasari.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan. Dalam kesempatan tersebut, pihak BJB Syariah menyampaikan penjelasan mengenai kondisi layanan digital yang sempat mengalami gangguan beberapa waktu lalu.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pihak BJB Syariah, pada tanggal 14 Mei 2026 terjadi maintenance layanan channel digital yang mengakibatkan seluruh layanan channel digital BJB Syariah mengalami kondisi offline. Situasi serupa juga terjadi pada beberapa bank lain di Indonesia. Namun demikian, berkat langkah-langkah preventif yang dilakukan oleh Tim Tanggap Insiden Siber BJB Syariah, tidak terdapat kerugian baik bagi perusahaan maupun nasabah.
Selanjutnya, pada tanggal 17 Mei 2026, BJB Syariah telah memastikan bahwa kondisi layanan channel digital kembali normal. Meskipun demikian, hingga saat ini operasional penuh layanan channel digital masih menunggu perizinan pembukaan dari regulator, yaitu Bank Indonesia.
Pihak BJB Syariah menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, secara bertahap layanan channel digital akan kembali dibuka. Tahap awal yang direncanakan adalah pembukaan layanan ATM Off Us (ATM Bersama dan Prima), yang kemudian akan diikuti oleh layanan digital lainnya seperti mobile banking, cash management system (CMS), virtual account (VA), dan layanan digital lainnya setelah memperoleh izin dari regulator.
Dalam pertemuan tersebut, pihak BJB Syariah juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kesabaran para nasabah selama proses pemulihan layanan berlangsung.
Terkait teknis transaksi penggajian bagi nasabah dan pegawai Kementerian Agama Kabupaten Bogor selama kondisi layanan masih dalam tahap pemulihan, pihak BJB Syariah menyarankan agar para pegawai berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor melalui seksi masing-masing sesuai garis koordinasi, seperti Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Seksi Urusan Agama Islam (Urais), maupun Seksi Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat (Penais). Selain itu, koordinasi juga dapat dilakukan melalui PIC BJB Syariah, yaitu Ibu Anitasari.
Ketua DPD AGPAII Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang diberikan oleh pihak BJB Syariah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara lembaga perbankan dan para nasabah sangat penting untuk menjaga kepercayaan serta memastikan informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan silaturahmi dan tabayun ini, DPD AGPAII Kabupaten Bogor berharap para guru PAI dan seluruh nasabah BJB Syariah memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan layanan perbankan sehingga dapat menjalankan aktivitas administrasi dan keuangan dengan lebih tenang dan terarah.
“Tabayun adalah bagian dari ikhtiar untuk mendapatkan informasi yang benar. Semoga layanan BJB Syariah dapat segera kembali beroperasi secara normal sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah,” ujar perwakilan DPD AGPAII Kabupaten Bogor di akhir pertemuan.

0 Response to "Menjawab Kegelisahan Nasabah, AGPAII Bogor Bertemu Langsung dengan Pimpinan BJB Syariah Cibinong"
Post a Comment